Selasa, 08 Mei 2012

Penasaran Cinta, part 12


Part 12



“Oh mereka sudah datang ya?” Kata Hyung



“Kok Hyung gak kaget sih, kak Jimmy juga”



“Memang kok aku sengaja, kemaren aku sempat telpon ke mama dan mama khawatir banget dengan kondisimu Jo, jadi ya mereka mutusin untuk balik ke sini dulu langsung dari Singapore. Sekalian katanya mau ada urusan sesuatu gitu yang harus diselesein” kata kak Jimmy



“Lalu lalu , kok orang tua Hyung juga ada? Emang mau ngadain apa?” kataku



“Kalau itu sih aku yang ajak mereka ke sini sayank, aku pengen orang tuaku kenal denganmu. Tapi sebenarnya aku ingin bantuan mereka kalau kalau sayank masih raga tentang aku, jadi sayank bisa denger langsung pendapat mereka”



“La memang orang tua Hyung tahu kalau Hyung tu gay ya?”



“Ya mereka tahulah. Mereka tahu kok dan sayank gak usah khawatir akan masalah itu”



“Iya Jo, jangan khawatir, semua akan baik baik saja” Kata kan Jimmy



“Tunggu tunggu, kok kalian kompak banget sih. Sebenarnya ada hubungan apa kalian berdua. Jo jadi curiga deh sama kalian. Ada udang dibalik bakwan deh naga naganya”



“Hahahahah, jangan curiga begitu Jo, kakakmu yang baik ini gak aan mencelakakanmu kok?” kata kak Jimmy



“Kamsud lo?” kataku



“Ngomong gak bro, kayaknya gak baik juga kalau disembunyiin” Kata Hyung pada kak Jimmy



“Kita sebenarnya temen satu angkatan, kami sama sama bareng ngambil master , jadi ya wajar kalau kenal danakrab gitu. Dan juga Jacob ini sepupunya Agni kok”



“What?????????????????????????” Aku kaget mendengar hal itu



“Iya dik, makanya aku kasih tahu semuanya tentang kamu, aku kasih tahu kamu dimana dan lagi ngapain jadi bisa disamperin langsung deh. Awalnya sebenarnya agak ragu juga menjodohkan kalian, tapi aku gak mau kamu mendapat orang yang brengsek, dan aku tahu kok gimana Jacob itu, Makanya aku jodohkan kalian”



“Eh, sekarang dah jadi biro jodoh ni, tapi kok Hyung mau maunya dijodohin sana yang gak dikenal”



“Sebenarnya aku sudah denger dirimu dari Agni kok, katanya kamu cakep, ganteng, manis dan ceria. Bisa membuat suasana segar. Dan kata Agni cocok untukku. Nah lalu aku bener bener tertarik dan diajak ketemuan ma Jimmy, eh ternyata aku dah kenal sama dia. Dunia memang sempit deh. Dari Jimmy aku tahu yang lainnya tentang kamu dan aku makin tertarik. Nah setelah perjumpaan itu aku makin yakin bener bener jatuh cinta dan sayang sama kamu, lalu aku putusin ngasih test kemaren. Dan selanjutnya kamu tahu sendiri lah gimana ceritanya”



“Owwwwwwwww”



“Jo, kakak bisa minta tolong gak? Kata kak jimmy



“Apaan kak?”



“Coba perhatikan pergelangan tangan Jacob” katanya



Aku langsung memperhatikan dan menyelidik, tapi Hyung kayaknya maalah menyembunyikannya. Gemas deh aku tarik tangannya dan kulihat ada seperti bekas luka disana. Tidak terlalu jelas tapi kalau diperhatikan  kentara bekasnya.



“Hyung, ini apa hyung” tanyaku



“Itu bekas dia mencoba bunuh diri Jo, waktu terakhir kali dia pacaran dan pacarnya memutuskan menghianatinya dengan seorang cewek. Waktu itu dia merasa putus asa dan mencoba bunuh diri. Untung bisa ditolong. Jadi kakak minta jangan lakuin hal yang sama, soalnya kakak takut akan terulang lagi dan lebih parah”



Aku memlihat muka hyung yang tertunduk. Aku peluk dan dekap tubuhnya, aku cium pipinya.



“Joan janji pada Hyung gak akan menyakiti Hyung dengan selingkuh, Hyung jangan ngelakuin itu lagi ya? Nanti bisa bikin Jo jadi sedih dan menderita” kataku



“Iya sayang, Hyung percaya kok padamu. Hyung juga akan berjanji gak akan menduakan kamu dengan siapapun”



“Ih so sweet deh, udah pacarannya nanti aja. Ada mama papa dibawah tu, jangan dianggurin” kata kak Jimmy



“Ih kakak sirik aja deh gangguin orang lagi mesra mesraan” kataku dan disetai tawa hyung



“Ya udah, kakak dan Hyung turun duluan, aku mau mandi dulu ya! Keluar keluar”



“Aku tunggu kamu mandi aja ya sayank, biar turunnya bareng bareng aja” kata Hyung



“Ih dasar omes, ngaku aja pengen lihat Jo ganti baju kan? Udah sana sana kalian berdua turun” kataku



Hyung hanya tertawa saja, kak Jimmy juga sama ngakak. Kudorong keduanya keluar kamar. Huffft, mandi dulu yang bersih dan wangi biar kesan pertama camer baik padaku huhuhu.



Seperempat jam kemudian aku turun dan kulihat Kak jimmy duduk disamping papa. Hyung duduk disamping papanya Hyung. Sedang ngobrol asik mereka semua. Wah deg degan banget ni kayak rasanya mau disidang karena kasus kejahatan (hehehhehe lebai). Kejahatan cinta.



“Oh ini ya yang sudah merebut hatimu ya Jacob” kata mama Hyung



Aku hanya bisa menunduk



“Anaknya jeng cakep cakep ya Jeng. Jeng pasti Bangga dong. Ya udah, Jo sini duduk disebelah tante saja” kata mamanya Hyung padaku. Aku kemudian duduk disampingnya. Benar benar deg degan apa yang akan terjadi berikutnya.


Penasaran Cinta, part 11


Part 11



“Ngapain Hyung dikamar Jo” kataku



“Masak sih di kamar pacarnya sendiri gak boleh?”



“Maaf ya Hyung, kan Joan sudah bilang, eh SMS ding, Joan sudah gak mau berhubungan dengan Hyung lagi. Hyung konsentrasi ke pertunangan Hyung aja ya dan biarkan Joan sendiri” kataku datar



“Yank, maafin Hyung ya, ada yang mau Hyung omongin”



“Gak perlu dibicarakan lagi Hyung, please, jangan sakiti Joan lagi”



“Hyung gak ada maksud nyakitin kamu sayang, please sekali ini saja dengerin hyung ngomong dulu. Nanti terserah kamu gimana keputusannya”



Aku diam saja, ada rasa senang didekat dan dapat melihat sosoknya, tapi ada juga rasa sakit yang begitu besar ketika menyadari aku telah kehilangan dia. Aku penasaran dengan yang dia inginkan, aku biarkan saja dia bicara.



“Coba lihat ini dulu” katanya sambil menyerahkan ponselnya padaku.



Ada photo beberapa orang, dua orang duduk dan tiga orang yang lain berdiri dibelakangnya. Ada 2 cowok dan satu cewek berdiri, dan salah satu cowok itu adalah Hyung.



“Apa maksudnya ini Hyung?” tanyaku



“Itu fotokeluargaku yank”



Aku perhatikan, ada yang aneh dengan foto ini. Wanita yang duduk didepan beda dengan yang kemaren ngaku sebagai mamanya Hyung. Ada apa ini sebenarnya?



“Hyung, kok wanita yang duduk ini beda dengan yang kemaren?”



“Memang beda kok, kemaren itu aku minta seseorang buat pura pura jadi mamaku, aku ingin mengetahui reaksimu?”



“Reaksi apa hyung?”



“Reaksi apakah kamu mau dijadikan yang kedua?”



“Maksudnya?”



“Jo, Hyung pernah punya pengalaman buruk, mantan Hyung melakukan hal yang sama pada Hyung dan dia merasa tidak bersalah sama sekali dan itu wajar katanya. Makanya Hyung pengen tahu gimana dengan kamu, karena Hyung gak kuat apabila digituin. Jika kamu menerima hal itu berarti kamu merasa itu wajar dan pasti akan melakukan hal yang sama pada Hyung. Hyung sempat kecewa kemaren, tapi begitu mendengar langsung darimu apa yang sebenarnya yang menjadi prinsipmu, Hyung kembali senang dan akhirnya Hyung tahu bahwa Joan adalah yang terbaik buat Hyung. Tapi sayang SMS dan telpon Hyung gak sekalipun Joan gubris”



“Ha? Emang darimana hyung tahu itu semua?” kataku heran. Perasaan hanya dengan kak Jimmy aja deh aku curhatnya



“Kan waktu kamu malem malem curhat sama Jimmy aku dengar semuanya, dia kan posisinya nelpon aku waktu itu, jadi aku dengar semuanya” katanya sambil tersenyum



“What?” kataku kaget



Ah, jadi malam malam itu kak Jimmy nelpon Hyung, ahhhhhhhhhhhhhhhhhh dasar gila kak Jimmy. Kan aku jadi malu. Aku tetap cemberut sama Hyung



“Hmmmmm, udah semua dijelasin, sekarang keluar sana”



“Ha! Kok gitu yank?”



“Emang aku nerima lagi cinta Hyung?”



“Tapi tapi, Joan kan sayang sama Hyung kan?”



“Iya, tapi emang Joan bilang mau lagi sama Hyung. Joan akan cari yang lain aja deh” kataku



“Jangan gitu dong sayang, please, Joan akan Hyung sayangi dan cintai selama Hyung hidup. Diterima lagi ya cinta Hyung”



“Hmmmmm, gimana ya?”



“Ayolah sayang, diterima saya” katanya mendekatiku dan memelukku



Perasaanku deg deg dan senang sekali, tapi aku harus pastiin dulu.



“jadi tentang pertunangan itu gimana?”



“Mana ada pertunangan itu sayank, itukan cuman sandiwara”



“Beneran?” kataku ragu



“Iya sayang” katanya sambil menatap wajahku, mukaku merah kayaknyaa dan tiba tiba bibirnya sudah menyentuh bibirku. Sensasi yang pernah aku rasakan kembali lagi. Aku menikmatinya beberapa saat dan semua itu diinterupsi ketika tiba tiba aku mendengar dan dikejutkan oleh sebuah suara



“Maaf, ternyata lagi hot hotan nih” katanya



Whaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, itu kak jimmy. Dia melihat aku lagi di kasur, ditindih Hyung yang menciumku. Waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, Aku malu. Eh, tapi ngapain kak Jimmy nyelonong ke kamarku. Aku langsung hentikan ciumanku dan bangun, aku mau tanya langsung ada apa ini, ku cepat cepet tutup pintu dan berdiri didepan pintu dan kak jimmy atau Hyung gak bisa keluar.



“Kak Jimmyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy, ada apa ini?” teriakku



“Aduh Jo, mulai lagi deh kumatnya. Jangan jutek gitu dong” kata kak Jimmy



“Aku butuh penjelasan”



“Nanti aja penjelasannya, siap siap deh turun, sudah pada datang tu. Kamu ditunggu di bawah sama Jacob. Bro udah datang semua tu dibawah”



“What? Kalian udah kenal ya? Bentar ya kalian berdua didalam sini aku mau tengok dulu kebawah. Kalian berdua jangan berani berani kabur dari kamarku” kataku



Kutinggal mereka berdua dan aku turun kebawah, dan aku langsung ke kamar tamu dan aku terkejut ketika sampai disana, ada mama dan pada dan mama papanya Hyung, aku mengenali karena aku tadi melihat poto mereka. Karena syock aku teriak dan kembali ke kamar atas, aku masuk kamar lagi dan mereka berdua masih ada didalam



“Whaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, kenapa papa mama ada di depan , juga papa mama Hyung” tanyaku pada kak Jimmy dan Hyung dengan muka pucat

Senin, 07 Mei 2012

Penasaran Cinta, Part 10


Part. 10

Kak jimmy langsung mengelus punggangku dan memelukku balik. Dia biarkan aku menangis didadanya. Mungkin dia tahu aku butuh pelampiasan kesedihan jadi dia biarkan diriku menangis didadanya. Rasanya ada sedikit beban yang terlepas, ketika ada seseorang yang peduli ketika kita sedang sedih dan down maka ada sedikit semangat yang kembali dan membikin hidup menjadi lebih kuat.



Setelah beberapa saat aku terisak dan aku merasa lelah dan akupun tertidur.



Tengah malam aku terbangun, aku pengen pipis. Hehehehe, kak Jimmy masih memelukku tapi dia tertidur juga. Udah ah buru buru pegen ke kamar mandi, daripada ngompol. Aku senang punya kakak yang begitu baik yang bisa aku bagi kesedihanku, walaupun dia tidak tahu apa yang sesungguhnya terjadi tapi dia tetap peduli padaku. Jo sayang kamu kak Jimmy.



Setelah dari kamar mandi aku tidak ke kamar kak Jimmy lagi, tapi kembali ke kamarku. Aku hanya duduk di tempat tidur, merenung apa yang terjadi padaku. Aku ingin melupakan semuanya, walaupun ini gak mungkin tapi aku ingin melupakan semuanya. Please seseorang, tolong pukul dan getok kepalaku pake kayu atau palu kayak di sinetron sinetron Indonesia sehingga aku bisa amnesia. Tuhan, please …… kirim aorang itu tuhan. Kirim segera tuhan jangan lama. Hmmmm doa yang gak mungkin terkabul. Hufft



Hampir sejam aku seperti itu, kupendarkan dan kutemukan sosok boneka beruang dari Hyung dan aku merasakan hatiku teriris. Aku ambil boneka beruang itu dan langkahkan kaki ke dapur mencari korek api dan kutemukan. Langsung aku menuju halaman belakang rumah, unuk beberapa saat aku bimbang, lakukan atau tidak. Tapi bayang bayang Hyung harus aku lupakan jika aku ingin bisa hidup lagi. Teddy, maafin aku ya dan aku bakar boneka pemberian Hyung.



Air mataku meleleh bersamaan dengan nyala api dan bau sangit yang tersebar. Tiba tiba ada tangan yang merangkulku dari samping, aku menoleh dan kak Jimmy sudah duduk disampingku sambil merangkulku. Dia tanya ada apa dan aku ceritakan semuanya padanya. Aku letakkan kepalaku di pundaknya.



Tiba tiba kan jimmy mengambil HP nya, ada sms masuk katanya. Kemudian setelah membacanya dia melanjutkan omongannya



“Memang kamu harus gini Jo? Kan memang cinta sejenis kayak gitu gak ada masa depannya, kamu kan masih bisa bersamanya walau jadi yang kedua kan?”



“Maksudnya kak?”



“Ya terima aja, yang penting dia cinta sama kamu dan perhatiannya untukmu gak hilang”



“Mungkin kak bagi sebagian orang menerima hal itu. Mungkin mereka merasa senang sudah diperhatikan, sudah disayang. Gak penting apakah pasangannya sudah ada istri/pacar cewek dan lebih parahnya mungkin punya banyak pacar juga. Tapi Jo bukan kayak gitu, Jo hanya ingin disayang dan menyayangi satu orang yang spesial. Jo ingin komitmen dan pembuktian, bagi Jo, itu semua membuktikan dia tidak bisa bersikap dewasa dan merasa yang dilakukan salah”



“Salah gimana jo?”



“Salah, karena kalau tidak ada perasaan itu maka dia tidak akan mencari pembenaran untuk mencari yang lain. Mencari pembenaran untuk berpacaran dengan cewek. Alasan apapun itu Jo tidak akan terima”



“Ini kan menurut Jo, apakah menurut Jo pendapat itu adalah hal yang benar?”



“Iya, orang harus punya prinsip dan itu kebenaran yang Jo pegang. Tanpa itu kita akan rela diselingkuhi dan bilang wajar. Bagi jo itu gak wajar, tapi kalau mau melakukan itu Jo gak akan ikut campur karena dia bukan Jo, dan jo gak akan marah. Jo sangat kecewa ketika yang melakukan itu Hyung yang benar benar Jo sayang, tapi Jo gak marah karena itu keputusan dan prinsip yang dia ambil, Jo kecewa saja dan jo gak akan toleransi hal itu”



“Jo udah dewasa ya, kakak sayang Jo. Pasti nanti ada kok penggantinya”



“Iya kak, Jo sangat sayang dan cinta pada Hyung, tapi jo hargai keputusan dia untuk hal itu dan aku harap Hyung juga hargai keputusanku”



“Emang gak ada alasan untuk memaafkan dia?”



“Gak ada yang perlu dimaafkan kok kak, dalam hal ini gak ada yang salah tapi hanya beda prinsip. Jo hanya berharap dia bahagia dengan pasangan ceweknya saja kak. Minggu depan mereka bertunangan kak, aku gak kuat kalau disini. Jo bisa minta bantuan gak kak?”



“Apa dik”



“Tolong pesenin tiket ke singapura buat lusa ya kak, Jo mau ke tempat Opa”



“Jo, kan kamu kuliah? Lalu gimana?”



“Please kak, please bantu ya. Biar Jo bisa tenang sedikit”



“Iya iya, apakah ini harus Jo, kamu beneran cinta ya sama dia”



“Iya kak, Aku sangat sayang sama Hyung, semoga ini bisa sedikit menghilangkan sakit di hati ini kak”



Kabar aku putus tidak aku kasih tahu ke monyet. Kak jimmy bilang sudah dapat tiketnya dan besok dikasih, penerbangannya sore hari. Aku gak ingin mama dan papa yang disana tahu aku mau kesana karena pasti akan dicegah, tapi kalau aku sudah disana pasti mereka akan menerimaku. Pasti mereka maklum kalau aku cerita. Ya, kedua orang tuaku sudah tahu aku gay, mereka sudah menyadarinya kayaknya dan ketika aku bilang pada mereka untungnya mereka masih menerimaku walau agak syock dan mama menangis waktu itu, tapi semua hal itu sudah masa lalu dan mereka menerimaku, itu yang terpenting.



Besok saatnya aku pergi, aku gak mau persiapan macam macam, cukup bawa pasport dan dompet saja sebenarnya. Disana ada kok bajuku dan kalau perlengkapan tinggal minta mama aja nanti nemenin belanja. Aku sedih dan sangat sangat sedih tapi semoga ini bisa sedikit mengobati rasa sedih ini, semoga dengan jarak ini aku bisa sedikit mengobati hati ini. Akhirnya aku tertidur di kamarku. Sialnya kak Jimmy gak mau tidur berdua malam ini, dasar kakak yang aneh, besok kan kita berpisah masak gak mau tidur bareng sih, sebellllllllllllll. Kan asik kalau tidur bisa meluk meluk dia hehehhehehhehe.



Aku terbangun pagi ini menghadapi cuaca yang mendung (emang tahu ya kalau mendung? Ngarang aja deh), rasanya ada seseorang yang menciumku. Kubuka mataku dan perlahan lahan aku melihat seseorang, seseorang yang tersenyum manis dan indah. Rasanya ini mimpi deh, rasanya ini di surga karena Hyung malaikatku ada didepanku.



Kesadaranku pelahan lahan bangun, Hyung? Beneran Hyungkah?



Baner dia orangnya. Kok dia, kurang ajar bener dia berani datang dan menciumku



“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” Aku teriak dan dorong Hyung hingga terjatuh

Penasaran Cinta. Part 9


Part. 9


Kamipun duduk semeja dengan mamanya Hyung, sesosok wanita cantik dan anggun. Aku terus terang deg degan banget rasanya, wah gimana ni nantinya. Waduh kayak naik roller coster aja deh perasaanku.


“Jacob, Joan, silahkan duduk sayang. Joan, santai aja ya sama tante”

“Iya tante” kataku

“Jacob sayang, gimana persiapannya?” kata mama Hyung

“Biasa deh ma, lancar lancar aja kok, cuman masih ada yang perlu dipastiin aja”

Emang  Hyung ada persiapan apaan ni, jadi pengen tahu deh. Penasaran nih, ya gini deh kalau sifat penasaranku lagi kambuh. Moga persiapan yang menyenangkan, jangan jangan persiapan mau nikah ma aku ih, ahhhhhhhhhhhhh gak kuat.

“Joan, silahkan makan apa aja disini, resto ini milik tante kok, feel free aja deh ya”

“Wah, makaasih tante. Tante hebat ya bisa punya resto segede gini”

“Biasa aja kok, nanti juga Jacob yang akan mewarisi dan mengurusi semuanya”

“Pantesan tajir Hyung nya” kataku

"O, panggilannya hyung ya. Wah pasti ada hubungan spesial ni ya?” tanya ibunya Hyung

“Heheheheh, biasa aja kok ma” kata Hyung

“Oh ya Joan, Jacob gak malu maluin kan selama ini?”

“Emang kenapa tante?”

“Dia manja banget lo”

“Mama apa apaan sih, gak bener itu, bohong bohong” kata hyung

“Ni anak bilang mamanya pembohong, apa perlu mama buka rahasiamu semua?”

“Jangan dong ma”

“Emang hyung punya rahasia apa dong tante, pasti gak malu maluin amat. Hyung kan cool gitu”

“Jangan salah ya, cool cool gitu waktu SD cengengnya minta ampun lo. Manjanya amit amit deh, kalau gak dibeliin yang dia mau nangis muli”

“Mamaaaaaaa, jangan buka rahasia dong”

“Diem ah kamu jacob, iya kan jo, lucu kan”

“Masak sih tante” kataku yang antusias mendengar cerita mama hyung

“Iyalah, waktu SMP malah pernah ngompol deh, kayaknya gangguin anjing malah dikejar kejar gitu, ngompol deh ketakutan. Parahnya pantatnya kena gigit”

“Nakal juga ya tan waktu hyung kecil” kataku meringis

“Ya gitu deh”

“Mama gak asik ah, ngomongin yang lain aja kali”

“Oh iya ni kok gak jadi makan sih, mau makan apa joan? Kamu juga makan apa jacob?”

“Joan mau ayan asam manis aja tante sama nasi, lalu jus jeruk” kataku

“Samain aja deh ma sama Jo”



Akhirnya mama Hyung panggil pelayan dan memesan semuanya. Sebenarnya mau makan lebih banyak, tapi gengsi dong didepan mama Hyung. Gak enak didepan calon mertua.

“Oh ya Jo, bulan depan datang ya ke rumah tante, tante ada acara spesial lo”

“Acara apa tan” tanyaku

“Pertunangan Jacob. Gak gede gedean sih, tapi datang ya. Pasti menyenangkan acaranya” jawabnya yang membuatku syock

“Kamu kenapa Jo, kamu gak kenapa napa kan?”


Sebenarnya aku pengen langsung pergi dari situ, rasanya hati ini sakit banget. Tapi demi menjaga sopan santun aku pura pura biasa, mungkin tante gak tahu hubunganku sama Hyung. Aku gak mau membuat keluarga Hyung tahu kalau anaknya belok kalau aku ungkapin bahwa aku ada hubungan spesial ma Hyung, aku gak mau melihat hyung kena masalah dan mempermalukan diri sendiri dan keluarganya.

Makanan datang dan kami makan dengan tenang. Diam sih sebenarnya, karena aku sudah tidak ada mood lagi buat ngomong ataupun ngobrol. Kemudian tante membuka percakapan kembali.


“Joan gak papa kok punya hubungan ma Jacob, tapi tante minta pengertiaan Joan juga ya” kata tante

“Maksud tante?” tanyaku kaget

“Aku tahu kok kalian ada hubungan khusus, tapi tante minta pengertian Joan ya? Sebagai imbalannya nanti Joan akan dimanjain oleh Jacon, pasti yang diinginkan Joan dikabulin ma Jacob”


Aku gak menjawab, cuma mengangguk angguk saja.


Setelah makan kami berpamitan sama tante. Aku putuskan untuk menghabiskan hari itu bersama Hyung, hari terakhir bersamanya. Aku hanya ingin memiliki kenangan indah sebelum berpisah dengannya.

“Yank, kamu gak marah kan?”

“Enggak kok, Hyung gak salah apa apa sama Jo, jadi jo gak akan marah sama Hyung”

“Nanti apapun yang Jo minta akan Hyung penuhin deh”

“Makasih ya Hyung” kataku tersenyum palsu


Hari itu aku berduaan, nonton dan jalan jalan. Selama itu kami selalu pegangan tangan. Mungkin Hyung mengira aku meneria dia walaupun jadi yang kedua, mungkin dia mengira aku menerima dia kalau aku dikasih harta dan materi. Maaf Hyung, aku bukan orang seperti itu, aku hanya butuh Hyung seorang tanpa ada yang lain, aku gak mau diduain maupun menduakan seseorang. Jadi inilah terakhir kalinya kita akan bersama dan semoga Hyung kelak bahagia disampingnya.


Aku diantar Hyung dan sampai rumah jam setengah sepuluh malam, aku lambaikan tangan perpisahaan. Dia bilang mau ketemu lagi besok. Aku gak jawab dan hanya tersenyum saja.


Sampai didalam kamar aku langsung sms Hyung

<Hyung, kita gak usah ketemu lagi, Semoga Hyung bahagia dengan pasangan Hyung kelak. Gak usah balas lagi Hyung, telp juga gak usah>

Gak beberapa lama kemudian nada panggilan terdengar dan itu dari nomor Hyung, langsung aku rejeck, sms dari dia langsung aku hapus tanpa aku baca. Aku matiin HP, aku menuju ke kamar kak Jimmy. Pintu kamarnya langsung aku buka, aku lihat dia lagi tidur tiduran diatas kasur, aku langsung berlari ke dia. Agak terkejut kak Jimmy dan lebih terkejut ketika aku memeluk dia dan aku menangis keras dalam pelukannya.

Penasaran Cinta, Part 8


Part 8



“Heboh amat lo Jo, ngimpi kali lo tu, udah! tidur lagi sana” kata monyet



“Ihhhhhhhhhhhhhhhhhhhh, beneran ni nyet, senangnya hatiku nyet, rasanya bunga ada dimana mana nyet”



“Iya Jo, bunga kemboja tu alias bunga kuburan. Makan tu pocong atau kunti”



“Jahat lo nyet gak bisa lihat orang senang aja, pokoknya aku bahagia nyet”



“Lo bahagia Jo, aku gimana dong, patah hati jadinya”



“Lo kan dah punya banyak nyet, ada Panjul, Kusman, Dullah ma Somplak. Emang mau dikemanain mereka?”



“Sembarangan lo Jo, emang selera gue tukang bangunan apa? Tapi ya udah deh, selamat selamat ya, btw ada acara makan makannya dong buat selametan?”



“Tenang aj, kalau buatmu dan ada waktu luang ya nyet?”



“Jahat lo Jo?”



“Kan besok aku mau ngedate nyet”



“Yaudah deh Jo, met senang senang ya, moga langgeng sampai kakek nenek”



“Makasih Nyet, udah ya mau tidur dulu. Moga kamu juga dapat pacar juga nyet, yang banyak” kataku sambil menutup hubungan telepon dengan monyet



Aku tertidur dengan memeluk boneka beruang dari yayang ku………………………., so sweet deh.



--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Aku sekarang berada di mobilnya, tadi dia datang jam 10 pagi. Untung kuliah hari ini libur jadi bisa jalan jalan dengannya sampai puas.



Hari ini pake kemeja putih dan dasi yang dibalut sweeter warna biru terang. Celana jeans warna hitam melengkapi penampilanku. Aku tadi melihat di cermin penampilanku super ok deh (narsis mode).



Tampilan Ayang Jacob juga keren menurutku, sweeter, kaos putih simple dan celana jins biru, malah memperlihatkan ketampanan dan kesexian wajahnya.



“Yank gimana semalam, nyenyak tidurnya?” katanya



“Nyenyak dong, kan meluk boneka darimu”



“Eh, kok sama pacar bilang kamu kamu sih, gak romantis deh, panggil papa gitu deh”



“Enak aja panggil papa, kapan kita nikahnya?”



“Ya kapan kamu maunya?”



“Canda ah kamu”



“Tu panggil kamu kamu lagi. Gak seru ah”



“Lalu panggil apa dong” kataku



“Panggil apa ya, babe aja gimana”



“Ogah ah, kayak manggil cewek gitu. Emang kamu cewek montok gitu ya?” kataku



“Terserah kamu aja deh yank panggilnya”



“Kalau gitu ya aku panggilnya Adul aja gimana, atau Jadul. Kan unyu unyu tu panggilannya?” kataku sambil tertawa



“Yank, kamu jahil deh” katanya sambil mencubit pipiku. Kami berdua sedang dalam perjalanan menuju toko kue, aku minta ditraktir cheese cake.



“Panggil Hyung Aja ya?”



“OK deh terserah kamu, asal jangan dipanggil dudul gitu”



Setibanya di toko kue, kami berdua duduk dan aku memesan sepotong cheese cake dan ice milk chocolate. Hyung pesen sepotong brownies dan lemon tea.



“Gimana rasanya brownisnya Hyung?” kataku setelah mengkandaskan chees cake yang aku pesan



“Manis, tapi lebih manis kamu deh” katanya



“Masak sih” kataku dan segera aku juga coba. (maruk gitu)



“Masih kurang yank, kalau masih aku pesenin lagi deh”



“Gak kok Hyung, aku kan pengen nyoba brownismu aja” kataku



“Mau nyoba yang lain gak” katanya mengedipkan mata



“Apaan” kataku penasaran



Hanya cengiran yang kudapat darinya



“Ah, omes ah Hyung, gak mau ah punya pacar mesum” kataku pura pura cemberut



“Bercanda sayang, oh ya aku punya hadiah untukmu. Ini aku kasih sebagai pertanda cinta” katanya sambil menyerahkan sebuah kalung dan sebuah cincin yang dijadikan bandulnya.



“Beneran ni Hyung buatku” kataku kaget



“Lihat deh di cincin itu, di bagian dalam ada apa?” katanya



Aku lihat dan didalamnya memang ada ukitan “JJ”. Aku senang sekali. Dia berdiri dan kemudian membantuku memakai kalung tersebut, sebuah kalung sederhana, terbuat dari tali berwarna hitam dengan cincin yang terbuat dari emas putih. Gak norak bila dipakai cowok.



“Makasih ya Hyung, akan aku jaga semampuku” kataku



“Iya, tapi balasannya apa?” katanya



“Apa?” kataku



Dia hanya menunjuk ke bibirnya. Dia lalu tersenyum manis padaku. Dasar deh, bikin aku gak bisa apa apa. Langsung deh aku berdiri dan kemudian mencium bibirnya, cuman 5 detik aja, tapi sudah bikin aku terbang ke awang awang.



Dari toko kue kami berduaa jalan dan mau window shoping, kali aja nanti dibeliin sesuatu ma Hyung  (ngarep deh ya). Benar juga, aku naksir sepatu kets warna putih di sebuah toko, dan akhirnya dibeliin deh ama hyung. Benernya malu juga sih tapi mau, beli sendiri juga mampu. Kalau aku minta minta gini (ralat, dikasih ya) pasti kak Jimmy bisa ngamuk2 deh, dibilang cowok matre.



Pokoknya jalan jalannya sweet super duper manis deh, selama kita muter muter tanganku selalu dipegang Hyung, Ahhhhh, happy pokoknya. Ada sih yang pada ngelihatin, tapi kayaknya mereka semua iri deh padaku, atau pada hyung ya. Kan kita berdua saling digandeng ma cowok cowok super duper cakep.



Udah hampir jam 2 ah, laper.



“Hyung, laperrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr” kataku manja



“Ya udah yank, kita makan deh. Ada resto favorit ku ni, kesana yuk”



“Ok, tapi cepetan ya gak pake lama”



Kami berduapun menuju restoran yang menjadi favorit Hyung, resto masakan oriental yang cukup ekslusive menurutku. Kami langsung masuk. Aku heran kok gak nanya ke resepsionisnya nyari kursi, eh malah langsung masuk. Tapi aku diam saja. Di dalam kami langsung menuju sebuah meja yang disana duduk seorang ibu ibu cantik. Aku heran ngapain ke situ



“Hallo Ma, maaf telat” kata Hyung



“Gak papa kok, mama juga baru sebentar”



“Oh ya ma, perkenalkan ini Joan” kata hyung pada mamanya

Penasaran Cinta, Part 7


Part 7



“Namaku Jacob” katanya tersenyum manis



Ooooooooooooooooooooo, Jacob, Nama malaikat super duper ganteng ini Jacob. Ih, kok huruf depan namanya pakai  J juga ni, ahhhhhhhhhhhhh jangan jangan ni memang ada hubungannya dengan huruf “J” alias Jodohhhhhhhhhhhhhhh. Hatiku senang sekali. Tapi aky hanya tersenyum saja.



“Kok kamu bisa tahu namaku sih, dan juga bisa tahu rumahku” kataku malu malu (Jaim bo ma dia)



“Ya tahu dong, kan dah kubilang calon pendamping hidup” katanya



“Jujur deh, kok bisa tahu?” kataku mulai ketus



“Rahasia deh, nanti kamu juga tahu sendiri kok” katanya



“Maunya sekarang, kasih tahu kasih tahu”



“Sabar sabar, kalau gak sabaran nanti stroke lo, lalu yang nemanin aku hidup siapa?”



“Biarin, kasih tahu sekarang, aneh aja bisa tahu rumahku segala”



“Namanya juga Jacob gitu lo, tahu segalanya lah”



“Ah, Cekep cakep menjengkelkan deh, Joan benci ah…………….”



“Ih, bilang aku cakep, berarti diterima dong cintaku” katanya



“Ih, pede deh ya, ni aja belum jelas jadian udah gak jujur gitu, gimana nanti kalau beneran jadian, pasti ngibul mulu deh ya”



“Gak mungkinlah, aku kan gak boong, cuman nanti aja ngomongnya”



“Sekarang sekarang sekarang” Kataku agak heboh. Kayaknya sudah ada beberapa mata yang memperhatikan kami



“Seneng banget ya jadi pusat perhatian, Aku cium nanti kalau heboh gitu” katanya



“Biarin aja heboh, emang Joan pikirin. Cium aja kalau berani” tantangku



Tiba tiba dia berdiri dari tempat duduknya dihadapanku. Kemudian dia duduk di sebelahku. Matanya melihatku. Gila bener, hatiku sudah kayak ngebut ngebutan, dag dig dug der ketika matanya menatapku.



Mamaaaaaaaaa, Papaaaaaaaaaaaaaaa, Kak Jimmyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy. Joan Atuttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt.



Mukanya makin mendekat ke wajahku, aku bisa melihat seluruh wajahnya dengan jelas, wajahnya yang putih dan kulit halus tanpa cacat, matanya yang tajam tapi ternyata meneduhkan dan bibir merahnya bikin aku mabuk dan gak bisa apa apa. Aku excited tapi takut dan gemetar juga, ketika wajahnya maja, kupalaku mundur dengan sendirinya. Tapi tiba2 aku merasakan ada yang menahanmundurnya kepalaku , tangan kirinya ternyata sedah dibelakang kepalaku dan memaksaku untuk maju dan kemudian hal yang luar biasa spektakuler bombastis terjadi, bibir kami bertemu.



Rasanya jauh lebih nikmat dari ciuman di pipi kemaren, aku gak bisa mendiskripsikan apa yang terjadi, ketika bibir lembutnya menyentuh bibirku, aku merasakan sensasi hangat yang mengalir ke seluruh tubuh dan ketika dia mengulum bibir bawahku, rasanya aku terbang deh ke awang awang.



Aku mematung ketika dia menyudahi ciumannya, ciuman yang gak seberapa lama sih, palingan cuman 15 detik tapi sudah membuatku merasa bagian dari dirinya. Jacob, right now, I’m yours. Ahhhhhhhh



Kesadaranku pelahan lahan kembali dan kulihat banyak mata yang melongo dan berbisik bisik, tapi aku cuek aja, ngapain gue pikirin. Aku tersenyum padanya dan dibalas dengan senyumannya



“Udah yuk Yank, kita keluar dari sini, aku antar pulang ya” katanya



Aku mengangguk dan berdiri. Jacob pangeran tampanku kemudian menggandeng tanganku dan kita keluar dari foor court. Aku senang sekali, akhirnya aku punya pacar plus ganteng manis dan cakep. Hhihihihihi, dunia serasa milikku. Pantesan kak Jimmy dan Kak Agni maunya berduaan mulu, jadi gini ya rasanya punya pacar itu. Ahhhhhhhhhhhh, indahnya hidup ini.



Aku diantar dengan mobilnya, sampai di depan rumah aku enggan turun, rasanya aku ingin selalu berada di sampingnya, aku memegang tangannya. Dia kemudian memelukku dan mencium keningku.



 “Yank, udah masuk rumah dulu kamu, besok pagi aku jemput ya, kita jalan jalan. Aku ingin memberikan sesuatu padamu besok” katanya



“Makasih ya, Eh ini bukan mimpi kan? Aku takut ini hanya mimpi” kataku



“Enggaklak, udah masuk sana. I love you yank. Besok ketemu lagi ya” Katanya sambil tersenyum



Akhirnya aku mau keluar. Tapi dia memelukku sekali lagi. Kemudian aku keluar, melambaikan tangan dan masuk ke dalam rumah. Hihihi, hari ini luar biasa deh. Ahhhhhhhhhhhhhhhhh, Aku happy



Sampai di dalam kamar aku peluk boneka beruang yang berasal dari nya. Eh, kemudian aku ingat, kalau lagi happy gini harus bagi bagi dong (Pamer maksudnya), aku telpon monyet untuk mengabarkan kabar bahagia ini kepadanya.



Setelah beberapa saat diangkat dan aku bilang
“Nyettttttttttttttttttttttttttt, gue jadian nyetttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt” kataku riang

Penasaran Cinta 6


Part 6



“Jo, jalan yuk nanti sore” kata kak Jimmy



“Berdua ma kakak aja kan?”



“Nanti bareng Agni dong Jo, jadi bertiga jalannya”



“Males ah, nanti juga cuma jadi nyamuk doang, dikacangin ma kalian berdua” kataku



“Ya enggaklah adikku manis, kan kakak gak tahu selera yang pas kalau Agni mau beli sesuatu, dirimu pasti bisa jadi konsultan yang baik, yg ngasih pendapat yang top cer”



“ hmmmmm, biaya jadi konsultan tu mahal lo kak” kataku



“Wah kok adikku sekarang jadi matre ya”



“Biarin aja, mau gak?”



“OK deh, nanti kakak beliin yang Joan mau”



“Asik, plus traktir steak ya kak” kataku



“Gampang kalau itu, yaudah jan 5 sore kita berangkat”



“Sip kak”



----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jam sudah menunjukkan pukul 6 mlm, kami bertiga sudah berada di dalam pusat perbelanjaan, ada 2 cowok ganteng dan satu cewek cantik yang membuat semua orang mengalihkan pandangannya pada kami. Serasa artis deh diperhatikan banyak orang, yah beginilah derita kalau ditakdirkan punya wajah yang cantik dan ganteng hehehe.



Sudah beberapa toko baju yang kami masuki, ya memang aku yang jadi penasehat, aku yang cerewet komentar tentang baju atau yang mau dibeli kak Agni, kurang ini kurang itu, cacat ini jelek disitu atau gak bagus dalam warna dan potonngannya. Hasilnya setelah 2 jam muter muter Cuma dapat 1 gaun dan 1 pasang sepatu. Kayaknya kakak puas deh gak terlalu banyak traktirin kak Agni. Kalau aku lagi gak mood beli baju atau yang lain, Cuma pengen makan steak doang.



Nah, sifat isengku muncul, aku mau kerjain kakakku dan pacarnya ah. Aku tau banyak orang orang yang suka ma cowok ganteng seperti kakakku, apalai outfitnya yang mirip artis korea gitu. Aku gandengaja kak Agni jadi orang orang akan ngira kami pacaran. Aku bersikap mesra padanya, semesra mesranya.



Nah karena malihat dan dikira ada cowok nganggur banyak yang merhatiin kak Jimmy, banyak mata mata kaum hawa yang dengan terus terang memperhatikan dia. Gak cuma cewek saja, ternyata banyak juga cowok yang memperhatikan dia. Sukurin deh, aku puru pura masuk ke dalam sebuah toko baju, Kak Agni aku gandeng dan diskusi ini itu, nah pas keluar ternyata kak Jimmy sedang ngobrol sama sepasang cewek ABG, kak Agni udah cemburu berat deh, tapi aku tahan dengan tetap menggandeng lengannya.



Kak jimmy yang kikuk dan 2 ABG yang tetap dengan pedenya melakukan PDKT didepan aku dan kak Agni membuat hatiku ketawa. Aku ajak kak Jimmy ke foodcout cari makan sambil menghindar 2 ABG yang kasmaran yang diakhiri dengan tukaran no HP. Puas deh, kayaknya akan ada perang ni.



“Akan ada perang dunia ke seribu ni kayaknya” kataku



“Lo sengaja ya Jo” kata kak Jimmy



“Ember” jawabku



“Nakal lo Jo” kata kak Agni mencubit pipiku yang kubalas dengan senyum



“Makanya jadi orang jangan ganteng ganteng kak, operasi plastik aja biar jelekan dikit” kataku



“Sarap lo Jo, kalau babe ngamuk gimana tadi”



“Biarin aja, abis muter muter mulu gak dikasih makan” kataku



“Ya udah, yuk makan aja sekarang, daripada ada yang bikin ulah, berabe nanti. Dasar setan licik” kata kak jimmy



“Jangan ngomong gitu yang” kata kak Agni



“Betul tu, aku kan makaikat paling manis” jawabku ngawur sambil memamerkan senyum manisku



Kemudiam kami menuju footcourt yang lletaknya dilantai atas. Aku duduk di salah satu meja bundar sambil istirahat dan aku minta kak Jimmy pesan Steak untukku, malas aku muter muter lagi buat pesan, jadi nitip aja. Tiba tiba kak jimmy balik dan berkata padaku sambil nyerahin tanda bahwa makanan sudah dipesan.



“Jo, kamu gak keberatan kan kami tinggal, mau nonton ni berdua”



“Hmmmmm, jahatnya kalian berdua. Jahattttttttttttttttttttttttttttttt” kataku cemberut



“Jangan marah dong, masak Jo tega sih, kakak pengen berduaan ni”



Aku sih maklum, pacaran pasti pengennya dua duaan. Aku juga pengen kayak gitu nantii (huhuhuhuhu, nanti kalau udah punya pacar).



“Ya udah deh kalau gitu, Jo maklum kok. Bersenang senang sana, nanti pulangnya Jo naik taxi aja” kataku



“Makacih ya dik” kata kak Agni



 “Baiknya adikku ini, kakak kasih hadiah apa ni?”



“Gak usah kak, kacih cium aja cini hehehe.” Godaku



“Hush, ada babe ni, kalau gak ad aku cium deh” kata kak Jimmy



“Y udah pergi pergi sana, mesra mesraan sana, pergi pergi cepetan!” kataku mengusir mereka



Mereka berdua akhirnya meninggalkanku. Aku tunggu aja steak ku dan nanti setelah makan rencana langsung balik. Gak beberapa lama steakku diantar. Aku mau menikmatinya ketika tiba tiba aku mendengar kata kata seseorang



“Kursinya kosong kan? Boleh duduk disini ya”



Aku terkejut, ternyata cowok misterius itu ada didepanku, wajah putih hidung mancung bibir merah dan mata tajam, ganteng sekali. Diia membawa nampan berisi nasi goreng dan teh manis kayaknya.



“Iya, silahkan duduk” kataku dengan kaku dan gemetar



“Gimana bonekanya? suka gak” katanya



OMG, jadi memang dari dia boneka iku, aku sangat senang, sudah deh kayaknya udah melayang layang, tubuh jadi ringan. Tuhan, kalau kau ambil nyawaku saat ini aku rela……………………………………..



Tapi enggak ding hehehe, jangan ya Tuhan, berikan hidup yang luamaaaaaaaaaaaaaaaa agar aku bisa dekat dan jadi kekasih hatinya.



“Suka. Suka banget” jawabku menundukkan kepalaku



Sumpah grogi banget, antara malu pengen tatap wajahnya terus atau pengen nunduk menyembunyikan wajahku yang memerah. Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh, aku maluuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu



“Berarti bagus dong” senyumnya



“Makasih ya, btw siapa sih namamu? Kok kamu cium aku dan kasih boneka itu kenapa” tanyaku malu malu



“Maaf dulu ya, lupa ngenalin diri ni ma calon pendamping hidupku” katanya



“Namaku adalah …………………………………” katanya perlahan lahan



Dan dadaku berdegup kencang sambil mendengar kata kata yang keluar dari bibir merahnya

Recent News

About

Categories

About

salam kenal dengan saya sigit, ayo kita saling belajar bersama. have fun to see my blog
Photobucket

Recent News

Photobucket